
Insurgent (2015)
Rilis: 20 Maret 2015
Sutradara: Robert Schwentke
Skenario: Brian Duffield dan Akiva Goldsman
Genre: Sci Fi Advanture
Pemain: Shailene Woodley, Theo James, Kate Winslet
Ngelanjut lagi nih gan..
Masih bahas mengenai film adaptasi novel triloginya Divergent karya Veronica Roth yang benar-benar ngebooming. Seri keduanya berjudul Insurgent. Cus kita bahas nih film :)
Inget kan, Tris Prior (Shailene Woodley) dan Four (Theo James) masih berada dalam pelarian di tengah pemberontakan bersama 2 orang lainnya, yaitu Caleb Prior (kakak Tris) dan Peter. Mereka sebenernya sedang diburu oleh Jeanine Matthews (Kate Winslet), pemimpin faksi Erudite, yang memanfaatkan faksi Dauntless untuk mengejar mereka. Pada akhirnya mereka sampai di faksi Amity. Saat dalam perlindungan faksi Amity yang cinta damai, pasukan Jeanine datang mencari para Divergent yang dianggap berbahaya, namun Erudite telah memegang kotak pesan rahasia masa depan dunia yang selama ini dilindungi oleh Abnegation, yang berada di rumah ibu Tris. Hanya Divergent murni yang mampu membukanya. Untuk itulah Jeanine melakukan penangkapan terhadap para Divergent untuk membuka kotak pesan rahasia masa depan tersebut, hingga tak terhitung banyaknya divergent yang terbunuh karena gagal dalam simulasi tersebut.
Saat pasukan Jeanine mengepung lokasi Amity, Tris dkk kemudian mencari cara agar mereka dapat melarikan dari kepungan pasukan tersebut. Sayang banget, ada Peter si pembelot yang justru memberitahu keberadaan mereka pada pasukan Jeanine. Beruntungnya Tris, Four, dan Caleb berhasil melewati kereta api, dan masuk ke dalam gerbongnya sehingga selamat dari serangan pasukan Jeanine. Nggak disangka di dalam gerbong itu mereka harus berlawanan dengan Non faksi, yang pada akhirnya mereka mengetahui bahwa si Four adalah Tobias Eaton yang sejatinya anak dari salah satu Non Faksi dan merupakan figur pimpinan yang selama ini mereka cari-cari.
Namun masalah masih panjang, pengejaran terhadap Divergent masih dilakukan. Tris dan Four kali ini meminta bantuan kaum Candor untuk melawan Jeanine. Namun tak mudah. Mereka harus melakukan tes kejujuran dengan disuntik serum yang menyakitkan. Four dapat melalui tes dengan mudah, namun tidak demikian dengan Tris. Pilihan-pilihan masa lalu yang ingin ditutupinya membuatnya kesakitan. Hanya kejujuran yang dapat membebaskannya dari rasa sakit, dan ia mengatakan semuanya yang berakibat buruk pada hubungan persahabatannya dengan Christina. Christina merupakan kekasih Will. Will terpaksa dibunuh oleh Tris pada saat terjadi penyerangan oleh Dauntless terhadap Abnegation karena ia mencoba membunuh Tris.
Pada akhirnya kaum Candorpun berpihak pada mereka. Pasukan kaum Erudite menyerang dan menembakkan serum bunuh diri kepada kaum pemberontak dengan maksud menekan Tris agar menyerahkan diri karena ia merupakan Divergent murni. Semakin mengulur waktu, semakin banyak yang bunuh diri. Tentu saja Tris yang nggak pingin itu terjadi segera menyerahkan diri kepada Jeanine.
Pada akhirnya kaum Candorpun berpihak pada mereka. Pasukan kaum Erudite menyerang dan menembakkan serum bunuh diri kepada kaum pemberontak dengan maksud menekan Tris agar menyerahkan diri karena ia merupakan Divergent murni. Semakin mengulur waktu, semakin banyak yang bunuh diri. Tentu saja Tris yang nggak pingin itu terjadi segera menyerahkan diri kepada Jeanine.
Tris kemudian mengikuti simulasi berat yang memungkinkan dia terbunuh atau berhasil membuka kotak pesan yang diinginkan Jeanine. Hebatnya selama simulasi dalam waktu 1 hari, Tris mampu menyelesaikan simulasi 4 faksi. Tris kemudian diberikan waktu beristirahat. Ia bertemu dengan Caleb, yang akhirnya kembali ke Erudite, dan berbincang sebentar. Tris kemudian melanjutkan simulasinya. Di perjalanan menuju tempat simulasi, Ia mendapati Four di dalam sel, yang ternyata telah menyusulnya. Simulasi kemudian berlanjut yang ternyata merupakan simulasi faksi Amity. Namun belum selesai simulasi, Tris mengalami kegagalan dan kehilangan kesadaran. Jeanine mengira ia mati. Simulasi dihentikan, kemudian Tris dibawa menuju ruang lain. Tanpa diketahui, ternyata sebelum mengikuti simulasi kelanjutan ini, Peter menyuntikkan serum khusus kepada Tris, yang sebelumnya ia tersadar melalui simulasi Tris dimana ia tidak membunuh Peter padahal ia tahu sendiri bahwa Peter adalah sang pembelot. Hal ini kemudian membuat dirinya berpikir kembali. Beruntung ketika akan disingkirkan oleh petugas Jeanine, Tris siuman.
Singkatnya, Four dan pasukannya saat itu telah ada di markas besar Erudite. Tris dengan bantuan Four dan Peter menyelesaikan simulasi terakhir agar dapat membuka kotak pesan masa depan dunia. Hal itu juga disaksikan oleh Jeanine.
Tris berhasil menyelesaikan semua simulasi. Kotak terbuka dan teka-teki terjawab, asumsi yang selama ini mengatakan bahwa kaum Divergent berbahaya adalah keliru. Pesan Masa Depan (pesan dari ilmuwan di luar tembok) tersebut menjelaskan bahwa kaum Divergent justru merupakan solusi bagi semua kaum yang ada. Jeanine yang mendengar pesan ini memerintahkan agar kotak pesan dimusnahkan dan membunuh Tris serta Four, namun pasukan Factionless yang dipimpin oleh ibu Four yaitu Evelyn datang dan menangkap Jeanine. Jeanine berhasil ditangkap. Berita itu kemudian disebarkan di seluruh penjuru negeri. Pada scen akhir film, Jeanine di tembak mati oleh ibu Four.
Akhir cerita semua kaum bersatu membangun dunia baru dipimpin Four dan Tris, mereka bersama-sama menuju ke luar tembok.
Akhir cerita semua kaum bersatu membangun dunia baru dipimpin Four dan Tris, mereka bersama-sama menuju ke luar tembok.
Nggak kalah seru kan gan, ceritanya tetep membuat takjub apalagi dengan efek-efek luar biasa di film ini. Pokoknya siap-siap eksplore imajinasi ya gann kalo kalian-kalian pada lihat nih film. Check this film trailer out...
Watch Trailer:
0 komentar:
Posting Komentar